Buletin MITRA PENDIDIK Edisi IX: Kebersamaan dalam Melawan COVID-19 di Sektor Pendidikan

  Disukai   Dilihat 99
sumber ilustrasi : INOVASI untuk Anak Sekolah Indonesia
UNDUH DOKUMEN AKSI

Praktik dan Dukungan Bagi Pembelajaran di Masa Pandemi

Anak-anak di Jawa menyampaikan kekhawatiran dan aspirasi mereka kepada pemangku kebijakan

Dalam dialog virtual yang menitikberatkan pada suara anak, anak dan remaja berbicara secara langsung dengan pejabat pemerintah tentang tantangan yang mereka hadapi dan usulan solusi.

Baca artikelnya di sini.

#SaveOurEducation Program untuk Anak Terdampak Pandemi & Banjir

Badai Seroja yang terjadi di Nusa Tenggara Timur pada awal April 2021 mendorong Tim Save Our Education menginisiasi ruang ramah anak untuk penyelenggaraan kegiatan psikososial, melaksanakan kegiatan literasi, dan juga menginisiasi komitmen para pemangku kebijakan pendidikan untuk mewujudkan Sistem Peringatan Dini yang Ramah Anak dan Memastikan Hak Pendidikan Anak dalam Situasi Darurat Terpenuhi.

Baca artikelnya di sini.

Ketika Anak Belajar dari Advokasi

Belajar tidak melulu dari sekolah atau buku pelajaran. Lewat Forum Anak, kini semua anak bisa mempelajari hal-hal baru, termasuk cara melakukan advokasi kepada pemerintah.

Baca artikelnya di sini.

#SaveOurEducation Program untuk Anak dengan Disabilitas

Bertepatan dengan Hari Anak International 1 Juni 2021, 75 relawan sebagai Child Campaigners Save Our Education wilayah Jawa Barat membuat Gerakan Teman Berkabar dengan melakukan aktivitas kunjungan ke 50 rumah anak disabilitas di Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung untuk menanyakan kabar mereka setelah satu tahun lebih pandemi dan pembelajaran tatap muka terhenti, menggambar dan belajar bersama.

Baca artikelnya di sini.

Banyaknya Isu Anak di Daerah, Anggota Forum Anak Angkat Suara

Anggota Forum Anak di Bengkulu Selatan tidak bisa tinggal diam saat mengetahui banyaknya berita bohong terkait vaksinasi Covid-19 yang beredar di kalangan anak. Di hadapan Wakil Bupati, anak bersuara untuk membawa perubahan yang lebih baik. 

Baca artikelnya di sini.

Vaksin COVID dukung rencana kembalinya pembelajaran tatap muka di sekolah

Meningkatnya tingkat vaksinasi memberikan harapan bagi guru dan orang tua setelah lebih dari satu tahun pembelajaran jarak jauh.

Baca artikelnya di sini.

Dzakiyya: Merasa Aman Memulai Pelajaran Tatap Muka Setelah Vaksin

Melalui respons tanggap darurat COVID-19 di wilayah Jabodetabek, Plan Indonesia berharap anak-anak terlindungi dari penyebaran COVID-19 dan hak anak terpenuhi, terutama bagi anak perempuan, anak dengan disabilitas, dan anak dari keluarga marjinal. Sejak Agustus 2021 sekolah di beberapa daerah telah melakukan pembelajaran tatap muka terbatas. Orang tua dan sekolah menyambut ini dengan baik dengan protokol kesehatan dan memastikan semua Guru, anak anak sudah di vaksin.

Baca artikelnya di sini.

 

Manajemen Sekolah dan Budaya Baca

Budaya Baca di Masa Pandemi

Kegiatan membaca merupakan hal yang sangat produktif untuk dilakukan oleh manusia. Kegiatan budaya baca perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Tujuanya untuk menumbuhkan semangat membaca dan memperluas wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin berkembang. SD Negeri 007 Pasir Belengkong, Kabupaten Paser pada awal tahun 2020 telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Budaya Baca di sekolah. Sekolah mewajibkan membaca kepada seluruh warga sekolah selama 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Kegiatan membaca dilaksanakan pada Selasa dan Kamis.

Baca selengkapnya di sini.

Literasi Digital untuk Pembelajaran Jarak Jauh yang Berkualitas di Nusa Tenggara Barat

Dalam rangka hari Literasi International, opini ini ditulis berdasarkan implementasi program BRIGHT (Bringing Girls to High Potentials through Joyful Learning) dalam  upaya untuk menyediakan lingkungan pembelajaran  jarak jauh yang nyaman melalui praktik penggunaan teknologi digital di Kabupaten Lombok Utara dan Provinsi NTB. Penguasaan dan Penggunaan digital akan menjadi pengetahuan yang terus digunakan sampai kapan pun, termasuk hingga pandemik Covid-19. Untuk mendukung literasi digital yang baik maka Plan Indonesia akan mendampingi guru, anak-anak, pemerintah, dan orang tua untuk belajar meningkatkan literasi dan keahlian digital bersama, sehingga dapat  terwujud lingkungan pembelajaran berbasis digital yang setara.

Baca selengkapnya di sini.

Tingkatkan Kemampuan Literasi di Nusa Tenggara Barat, INOVASI Hadirkan Buku Bacaan Anak Berkualitas

Bagi Ziadah, menulis adalah panggilan hati. Ketika mengetahui bahwa kondisi literasi anak-anak di NTB masih jauh dari harapan dan minimnya ketersediaan bahan bacaan yang sesuai untuk mereka, keinginannya menghasilkan buku cerita anak menguat. Ziadah adalah satu dari 15 penulis buku cerita bergambar yang diterbitkan kemitraan Australia–Indonesia, INOVASI, dari rangkaian lomba dan pelatihan Hari Aksara Internasional (HAI) bersama asosiasi dosen LPTK NTB yang digelar tahun 2020 lalu. Tahun ini, buku-buku cerita anak tersebut dicetak untuk dinikmati anak-anak sekolah lebih luas lagi.

Baca selengkapnya di sini.

 

Hasil Penelitian dan Panduan

Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi untuk Menanggulangi Learning Loss

Pemangku kepentingan pendidikan perlu segera mengambil kebijakan sebagai bentuk mitigasi mengurangi dampak learning loss akibat pandemi Covid 19. Apalagi pandemi ini telah menyebabkan 33 ribu siswa SD putus sekolah dan 1,2 juta siswa belum mendapatkan akses pendidikan yang layak karena imbas dari pembelajaran jarak jauh yang berkepanjangan. Demikian hal itu disampaikan Prof Mahdum PhD, Dekan FKIP Universitas Riau dalam webinar Kolaborasi Pemangku Kepentingan dalam Mengatasi Learning Loss yang diselenggarakan Tanoto Foundation, salah satunya hasil dari webinar tersebut memberikan rekomendasi dan panduan kepada para guru dalam mengatasi learning loss.

Baca selengkapnya di sini.

Perjuangan Melawan COVID-19 dalam Pendidikan Indonesia: Tanggapan, persyaratan, dan kebutuhan kebijakan untuk pemulihan pembelajaran

Laporan ini memaparkan respons sistem pendidikan Indonesia terhadap pandemi COVID-19, menilai dampak dari kebijakan tersebut terhadap anak-anak di Indonesia, dan membahas pelajaran yang dapat dipetik. Laporan ini mensintesis temuan-temuan ini menjadi rekomendasi kebijakan yang mungkin memandu pemerintah untuk memulihkan dan memperkuat sistem pendidikan di Indonesia.

Baca selengkapnya di sini.

Kembalinya Sekolah Tatap Muka: Tiga Langkah Darurat untuk Pulihkan Kemampuan Siswa Pasca Setahun Lebih Belajar di Rumah

Sudah banyak sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM).⁠ Namun, kemampuan murid dalam mengikuti pembelajaran saat kembali masuk sekolah menjadi jauh lebih beragam akibat efektivitas belajar di rumah yang berbeda.

Apa saja yang harus dilakukan oleh sekolah dan guru untuk memulihkan hasil belajar siswa saat kembali masuk sekolah?

Baca selengkapnya di sini.

Menulis Ulang Masa Depan: Bagaimana Indonesia dapat Mengatasi Kerugian Pembelajaran Akibat Pandemi dan Meningkatkan Hasil Belajar untuk Semua

Estimasi terbaru Bank Dunia menunjukkan bahwa penutupan sekolah hingga Juni 2021 telah mengakibatkan hilangnya sekitar 0,9 tahun pembelajaran dan 25 poin skor PISA siswa di bidang membaca. Jika berlanjut hingga Desember 2021, diperkirakan kerugian akan menjadi lebih besar. Menurut kalkulasi kami, jumlah pembelajaran yang hilang lebih ditentukan oleh kualitas dukungan pembelajaran terhadap siswa daripada durasi penutupan sekolah.

Baca selengkapnya di sini.

Pembelajaran Tatap Muka Kembali Dimulai, Sekolah Perlu Memulihkan Penurunan Kemampuan Siswa

Melihat dampak yang merugikan anak-anak karena penutupan sekolah pada masa pandemi COVID-19, membuka kembali sekolah tatap muka di tengah situasi pandemi yang belum berakhir menjadi pilihan yang sangat perlu dipertimbangkan.

Simak artikel selengkapnya dari Program RISE tentang keadaan pendidikan Indonesia selama pandemi dan pembukaan kembali sekolah, di sini.

Studi Kesenjangan Pembelajaran di masa pandemi COVID-19

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh program INOVASI dan Pusat Penelitian Kebijakan BSKAP Kemendikbudristek, telah terjadi kehilangan pembelajaran (learning loss) yang signifikan dan menyebabkan siswa mengalami putus sekolah. Risalah Kebijakan ini memberikan penjelasan tentang temuan-temuan kunci dari studi tersebut, dengan beberapa rekomendasi upaya mengatasi permasalahan tersebut.

Baca selengkapnya dalam Bahasa Indonesia di sini, dan dalam Bahasa Inggris di sini.