Aksi Nyata Modul 1.1 Penerapan Pemikiran KHD di Kelas dan Sekolah

  Disukai
  Dilihat 82
bacaan

sumber ilustrasi : https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupeng
Diterbitkan : 14 November 2021 07:45
Sumber : Modul 1.1 Guru Penggerak Pemikiran Filosofis KHD
Penulis : ANNISA YUNIARTI A'ALAM

Aksi Nyata Penerapan Pemikiran KHD di Kelas dan Sekolah

Perasaan selama melakukan perubahan di Kelas

Selama melakukan perubahan di kelas ada perasaan tentram dan bahagia serta semangat yang tinggi, karena anak-anak mulai nyaman di kelas dan menikmati setiap proses yang terjadi di kelas. Anak-anak mulai terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan tidak lagi menyisakan sampah di kolong-kolong meja. Hal kecil tersebut sangat berpengaruh pada anak-anak karena pada saat proses belajar mengajar mereka menjadi lebih fokus dan merasa nyaman.

Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses perubahan

Tugas seorang pengajar adalah menuntun anak-anaknya agar dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar dan menciptakan suasana yang menyenangkan dalam belajar. Suasana yang menyenangkan dalam belajar tidak hanya tercipta dari ruang kelas yang bersih namun juga seluruh lingkungan sekolah harus bersih. Dalam proses membersihkan lingkungan sekolah banyak sampah-sampah yang terkumpul, oleh karena itu saya mulai memikirkan bagaimana mengolah sampah-sampah ini dan akhirnya mulai terpikir untuk membuat bank sampah. Dalam proses ini saya berdiskusi dengan rekan-rekan dan kami memutuskan bahwa sampah-sampah tersebut dipilah antara yang organik dan anorganik. Untuk yang organik akan kami buat menjadi pupuk organik sedangkan yang anorganik kami akan bekerjasama dengan We Save dan menjualkan disana, hasilnya akan digunakan anak-anak untuk melakukan penataan ulang ruang kelas mereka. Namun, karena selama pelaksanaan ini adalah bulan Ramadhan dan masa pendemi jadi sampah anorganik tidak begitu banyak dan juga selama masa pendemi ini ada pelarangan membuka kantin sekolah.

Pembelajaran dan Pengalaman dalam Bentuk Catatan Baik

Sekolah adalah lahan menyemai benih-benih kehidupan, sehingga terbentuk generasi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, kreatif, menjadi manusia yang bertanggung jawab. Untuk itu, menciptakan suasana nyaman di kelas dan sekolah sangatlah penting. Sehingga dalam aksi nyata ini saya berusaha menciptakan suasana nyaman dengan mulai melakukan beberapa perubahan kecil di sekolah yaitu dengan membiasakan anak-anak budaya bersih dengan semboyan ASALAM ( Ada Sampah Langsung Ambil), menempatkan sampah di setiap pojok kelas dan melakukan penataan ulang ruang kelas.  Selanjutnya kami juga membuat bank sampah dengan memilah sampah organik dengan anorganik, bagi sampah organik dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik sedangkan bagi yang anorganik kami bekerjasama dengan We Save.

Artikel Lengkap pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1kyvwe00oWOiWiAkkuacVEbQVGDaacWnW/view?usp=sharing


Bookmark

Cari Artikel Lain

Artikel terkait lainnya