Aksi Nyata Modul 1.2 Peran dan Nilai Guru Penggerak

  Disukai
  Dilihat 510
refleksi

sumber ilustrasi : Dokumen pribadi Herlin Erawati
Diterbitkan : 14 November 2021 07:09
Sumber : Modul Peran Dan Nilai Guru Penggerak
Penulis : HERLIN ERAWATI
Jenis Kontributor : PPG
RPP Terkait : Letak dan Luas Indonesia

AKSI NYATA MODUL 1.2

IMPLEMENTASI PERAN DAN NILAI GURU PENGGERAK

A. Latar Belakang

Guru penggerak yang diharapkan muncul dari pelaksanaan program ini adalah guru penggerak yang memiliki nilai dan berperan penting dalam memajukan pendidikan di Indonesia nantinya.

Nilai ini yang nantinya akan mendukung Bapak/ibu calon guru penggerak dalam melaksanakan peran-perannya, serta mewujudkan profil pelajar pancasila. Nilai itu sendiri, menurut Rokeach (dalam hari, Abdul H.2015), merupakan keyakinan sebagai standar yang mengarahkan perbuatan dan standar pengambilan keputusan terhadap objek atau situasi yang sifatnya sangat spesifik. Kehadiran nilai dalam diri seseorang dapat berfungsi sebagai standar bagi sesorang dalam mengambil posisi khusus dalam suatu masalah., sebagai bahan evaluasi dan dalam membuat keputusan, bahkan hingga berfungsi sebagai motivasi dalam mengarahkan tingkah laku individu dalam kehidupan sehari-hari. melihat peranan nilai sangat penting dalam kehidupan tingkah laku sehari-hari, maka rasanya penting bagi seorang guru penggerak untuk bisa memahami dan menjiwai nilai -nilai tersebut.

Sekain itu, seorang guru haruslah memiliki peranan yang penting dalam membuat perubahan pendidikan ke arah yang lebih baik, beberapa peran guru penggerak yang mendasari kemajuan pendidikn perlu untuk diterapkan secara konsisten hingga menjadi kebiasaan yang membudaya. Harapan ke depan guru harus tergerak, bergerak dan bisa menggerakkan diri sendiri dan komunitas belajar lain untuk mewujudkan merdeka belajar dan membentuk Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan yang diamanatkan oleh program guru penggerak ini.

B. Deskripsi Aksi Nyata

Tujuan umum dari aksi nyata ini adalah saya ingin mengimplementasikan nilai dan peran guru penggerak di sekolah saya sehingga tercipta profil pelajar pancasila se[erti yang diharapkan, sedangkan tujuan khususnya adalah saya ingin berbagi praktik baik tentang peran dan nilai guru penggerak yang sudah saya lakukan di sekolah saya.

Dalkam mengimplementasikan peran guru penggerak yaitu memimipin pembelajaran hal yang saya lakukan yaitu merancang pemeblajaran yang berpusat pada anak, menularkan berbagai pengalaman yang saya miliki kepada rekan guru, mampu memahami masalah dan kedulitan siswa dalam belajar dan membuat program remidi dan pengayaan untuk mencapai ketuntasan siswa; menggerakkan komunitas praktis; sudah 3 tahun ini saya menjadi sekretaris MGMP IPS Kabupaten Malang, disini saya berupaya bersama-sama komunitas saya untuk bergerak maju mengikuti perubahan yang positif. Banyak hal yang sudah saya lakukan. Misalnya ketika saya berinovasi untukmenjadikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran saya mendeseminasikan kepada rekan-rekan se-komunitas; menjadi coach bagi guru lain yang saya lakukan berbagi semua ilmu yang saya miliki kepada rekan sejawat sudah saya lakukan, ketika saya mengikuti pelatihan penyusunan PTK, saya dengan senang hati memberikan bimbingan kepada teman saya iyang membuthkan; mendorong kolaborasi antar guru, dan mensukseskan sebuah program pastilah tidak bisa bekerja sendiri, ada banyak teman yang membantu berkolaborasi aktif derngan saya. Ketika saya menyiapkan kantin SMPN 1 Tumpang yang berpiagam Bintang 1 dari BPOM sebagai kantin dengan keamanan pangan untuk jajanan anak sekolah saya aktif melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya, kepala sekolah, rekan sejawat, siswa, komite sekolah, dan masyarakat sekitar yang juga berpengaruh penting bagi kesuksesan program tersebut; mewujudkan kepemimpinan murid disini saya melakukan berbagai cara untuk menjadikan murid sebagai pemimpin , membekali mereka dengan jiwa kepemimpinan melalui kegiatan LDK OSIS adalah salah satu cara untuk mewujudkan kepemimpinan pda murid. LDK OSIS dilaksanakan di sekolah saya berbasis outbond sehingga anak-anak diajak untuk saling bekerjasama dalam mewujudkan jiwa kepemimpinan.

Selain menerapkan peran, saya juga sangat memahami akan nilai guru penggerak yang tidak terlepas dari ajaran filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, diantaranya:

1. Mandiri, saya tidak tergantung pada orang lain dan mempunyai inisiatif sendiri untuk mengikuti berbagai pelatihan, diklat dan kegiatan lain yang positif yang mendukung pekerjaan saya.

2. Reflektif, saya selalu melakukan refleksi dari apa yang sudah saya lakukan, memetakan keuntungan dan kerugian yanhg dicapai dari apapun pekerjaan yang saya lakukan, menyukai tantangan tetapi saya juga menewrima kritik dan saran yang membangun kemajuan saya.

3. Kolaboratif, sebagai makhluk sosial saya tidak mungkin bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu kolaborasi dengan semua pihak selalu saya lakukan dalam menjalankan program-program saya.

4. Inovatif, saya menerapkan berbagai metode dan media pembelajaran dalam mentransfer ilmu kepada siswa, menggunakan media permainan tradisional “Gaprek Kempung’ adalah salah satu inovasi yang saya lakukan. Disamping itu dalam hal penyusunan laporan keuangan simpan pinjam koperasi sekolah saya juga berinovasi untuk membuat laporan keuangan yang akuntabel dan transparan.

5. Berpihak pada murid, bagi saya murid adalah ujung tombak keberhasilan pembelajaran saya, selalu menanyakan kebutuhannya, memberikan suasana pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan adalah hal penting bagi saya. Untuk itu berbagai cara saya lakukan untuk membuat mereka nyaman. Melakukan pembelajaran di luar kelas sering sekali saya lakukan. Belajar dan bermain juga saya lakukan dalam pembelajaran saya.

C. Hasil Dari Aksi Nyata

Hasil yang saya dapatkan dari aksi nyata di modul 1.2 ini saya bisa mempraktikkan peran dan nilai guru penggerak di lingkungan sekolah saya maupun di komunitas MGMP yang saya ikuti selama ini. Banyak kegiatan yang saya lakukan di sekolah diantaranya membimbing siswa dalam mengikuti berbagai macam kegiatan baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah yang bisa membentuk jiwa kepemimpinan bagi mereka. Saya juga sebagai staf bidang sarana dan prasarana yang tentunya ada banyak sekali program yang harus terealisasi dan itu sangat membutuhkan kolaborasi dari semua pihak yang ada di sekolah maupun pihak luar sekolah sebagai rekanan sekolah. Namun demikian saya tetap harus berkomitmen tinggi untuk selalu meningkatkan apa yang sudah baik, dan secara konsisten mengadakan perubahan positif bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

D. Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan Aksi Nyata 1.1

Pengalaman berharga yang bisa saya ambil dari kegiatan ini adalah betapa pentingnya memperlakukan anak sesuai dengan kodratnya menjadikan anak sebagai pemimpin dengan didasari loleh nilai pelajar Pancasila, memberikan suasana belajar yang menyenangkan untuk menumbuhkan motivasi pada anak sangatlah penting. Saya juga bisa belajar berkolaborasi dengan rekan sejawat, merefleksi diri mencari kekurangan yang nantinya akan menuju sebuah kesempurnaan.

Guru haruslah dituntut untuk melakukan perubahan positif guna memberikan pelajaran baru yang menyenangkan pada anak. Dapat berkolaborasi dan memberikan yang terbaik buat siswa dan teman sejawat adalah kebanggaan tersendiri bagi saya. Namun demikian apa yang sudah saya lakukan perlu ditingkatkan lagi, karena kita tidak boleh merasa puas dengan apa yang sudah kita raih tetapi terus maju berjuang memajukan pendidikan di Indonesia.

E. Rencana Perbaikan Di Masa Mendatang

Sebagai manusia yang tidak sempurna, pastilah penulis menyadari ada beberapa kekurangan dalam kegiatan aksi nyata di modul 1.2 ini, saya akan terus merefleksi diri saya untuk terus melangkah maju dan menerima perubahan positif. Senantiasa menerima saran masukan yang membangun demi peningkatan pendidikan di masa depan. Peran dan nilai guru penggerak ini akan terus saya terapkan secara konsisten dan berkomitmen menggerakkan komunitas belajar di sekolah lain. Saya meyakini dengan maju bersama-sama tujuan pendidikan akan tercapai dan harapan kita untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila bisa segera terwujud.

 

 

 


Bookmark

Cari Artikel Lain

Artikel terkait lainnya