INOBELPANTI WUJUDKAN PEMBELAJARAN MENARIK, BERKUALITAS, DAN MENYENANGKAN SELAMA PANDEMI (NOMINASI PENGHARGAAN GURU INOVATIF INDONESIA)-SMA NEGERI 1 SEYEGAN

  Disukai 11
  Dilihat 447
bacaan

sumber ilustrasi : Dokumentasi penulis
Diterbitkan : 25 Desember 2021 17:15
Sumber : Arief S, Sadiman, dkk. (2020). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakar
Penulis : YULI NESTIYARUM

Mewujudkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara menarik, berkualitas, dan menyenangkan memang tidak mudah. Seorang Guru harus mampu memanfaatkan berbagai media belajar sebagai sumber belajar dengan terlebih dahulu menganalisis karakteristik peserta didik, sehingga isi materi dan penyajiannya sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Selain itu, penggunaan media belajar harus menyesuaikan kemampuan seorang guru, karena peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran tentunya memegang peranan penting dalam mencapai keberhasilan pembelajaran yang dilakukan. Sumber belajar juga harus menimbulkan respon positif peserta didik, sehingga guru perlu melakukan evaluasi secara berkala keefektifannya.

Sebagai guru mata pelajaran Kimia di jenjang SMA tentunya tidak mudah mengajarkan Kimia yang sebagian materinya bersifat abstrak pada masa pamdemi. Hal inilah yang justru menjadi tantangan untuk melaksanakan INOvasi PemBELajaran TanPA HeNTI (INOBELPANTI) agar mampu menyajikan pembelajaran yang menarik, berkualitas, dan menyenangkan selama pandemi.

Praktik INOBELPANTI yang pertama adalah YOUtube, WA Group, ZOOm Meeting, dan GOogle Form (YOUWAZOOGO). Tujuan pembelajaran ini untuk menghadirkan pembelajaran yang semirip mungkin dengan kelas sesungguhnya. Kombinasi YouTube Channel yang dibuat, didampingi dengan WA Group (memudahkan komunikasi), dipadu dengan Zoom Meeting untuk memfasilitasi virtual meeting agar tidak terjadi distorsi pemahaman peserta didik dan sebagai pelengkap terakhir adalah Google Form yang digunakan untuk memberikan kuis dan survey terkait evaluasi pembelajaran untuk mengetahui pembelajaran terbaik yang mereka inginkan. Berikut link youtube Channel saya: Yuli Nestya YouTube Channel

Seiring berjanannya waktu YOUWAZOOGO saya adopsi menjadi YOUtube, WA Group, ZOOm Meeting, Laboratorium MaYA (YOUWAZOOYA), inilah INOBELPANTI saya yang kedua. Hal baru dari pembelajaran ini adalah pemanfaatan Laboratorium Maya untuk memfasilitasi percobaan secara virtual tanpa harus ke laboratorium sesungguhnya. Berikut Link Videonya: Pemanfaatan Laboratorium Maya

Seiring berjalannya waktu, peserta didik membutuhkan berbagai hal baru yang berbeda dan bersifat menarik, sehingga diharapkan akan memberikan semangat dalam belajar. Praktik INOBELPANTI yang ketiga dibuat untuk menjembatani peserta didik (berdasarkan hasil survey yang dilakukan) yang lebih menyukai tampilan visual pembelajaran yang menarik. Pembelajaran kali ini melibatkan pembuatan media bahan ajar berupa desain Infografik Karbohidrat dan Komik Pembelajaran Kimia Koloid menggunakan Canva for Education. Untuk desain komik pembelajaran dpat dilakukan secara mandiri maupun berkolaborasi dengan setelan berbagi sebagai editor.

Setelah hampir setahun pandemi melanda, ternyata kebosanan peserta didik pun mulai terasa, sehingga keaktifan menjadi semakin berkurang dan berdampak pada menutrunnya semangat belajar peserta didik. Kondisi ini memicu saya untuk merilis INOBELPANTI yang keempat dengan mengusung tema Kolaborasi Menggunakan Google Slide. Dalam pembelajaran ini, satu kelas terdiri dari 36 peserta didik akan memiliki satu rangkaian Slides dengan tema materi yang telah ditentukan sesuai ranah materi yang diajarkan. Satu peserta didik diberi kewenangan untuk mengisi 1 halaman Google Slide (pembagian halaman sesuai nomor absen). Peserta didik dapat berkolaborasi, saling bertanya kesulitan untuk mendapatkan solusi pada peserta didik lain, sehingga terwujud rangkaian mageri pada Google Slide yang utuh. Keuntungan yang didapatkan peserta didik diantaranya: meningkatkan keaktifan, mengasah kreativitas, Meningkatkan kolaborasi antar peserta didik, dan efisien waktu karena pada akhir pembelajaran 1 peserta didik akan mendapatkan 35 halaman lain yang telah dibuat oleh peserta didik lainnya.

Untuk saat ini, PJJ telah beralih menjadi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang dilaksanakan secara blended learning, yakni 50% belajar dari ruamh dan 50% melaksanakan pembelajaran dari sekolah. Mengacu pada tantangan ini, dibutuhkan rancangan pembelajaran yang memperhatikan berbagai aspek, diantaranya ketepatan metode dan media yang digunakan, sehingga peserta didik akan tetap nyaman dan terlayani dengan baik, sehingga muncul INOBELPANTI yang kelima yakni Pembelajaran Kolaboratif Menggunakan Google Sites diperkuat dengan Media Pembelajaran Interaktif (MPI) Menggunakan Model Pembelajaran Berdiferensiasi. Pada saat kolaborasi menggunakan Google Sites, satu peserta didik diberikan satu sub halaman untuk diisi dengan materi yang telah ditentukan sesuai nomor absennya. Sementara untuk MPI, materi dan kuis disusun oleh guru agar dapat diaplikasikan pada HP android seperti halnya seorang anak bermain game karena MPI memang didesain menyerupai game agar peserta didik merasa nyaman dan senang dalam pembelajaran. Pada saat pembelajaran kolaboratif menggunakan Google Sites maupun saat penguatan materi menggunakan MPI peserta didik diberikan kebebasan untuk menuangkan ide dan gagasan sesuai materi yang telah ditentukan (diferensiasi produk). Saat memanfaatkan MPI peserta didik juga bebas memilih seberapa lama yang dibutuhkan untuk belajar dan mengikuti kuis (diferensiasi proses). Sejatinya pembelajaran berdiferensiasi merupakan usaha untuk meyesuaikan proses pembelajaran di kelas dalam memenuhi kebutuhan belajar individunya. Penyesuaian yang dimaksud terkait minat, profil belajar, dan kesiapan peserta didik agar tercapai peningkatan hasil belajar. Pembelajaran berdiferensiasi lebih cenderung untuk mengakomodir kekuatan dan kebutuhan peserta didik dengan strategi pembelajaran yang independen. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, guru dituntut untuk memahami peserta didik secara terus menerus, membangun kesadaran tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik, mengamati, menilai kesiapan, minat, dan preferemnsi belajarmuya, sehingga akan terwujud pembelajaran yang profesional, efektif, dan efisien.

Melalui Pembelajaran kolaboratif menggunakan Google Sites dipadu MPI sebagai penguat materi dan dilaksanakan dalam koridor pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran dapat berjalan secara kondusif, kolaboratif, menarik, berkualitas, dan menyenangkan, sehingga peserta didik terlibat aktif, mampu memahami materi pembelajaran dengan baik dan mengembangkan potensi yang unik setiap peserta didik agar dapat berkembang secara optimal.

Guru adalah seorang sutradara dan aktor yang merencanakan sekaligus memainkan perannya dalam pembelajaran di kelas. Kehebatan sang sutradara dan aktor ini tentunya bukan atas dasar penilaian diri sendiri, melainkan seluruh peserta didik yang diampunya. Oleh karena itu, evaluasi dari peserta didik sangat diperlukan. Biarkan peserta didik kita menilai apa adanya, karena dengan hal ini guru mampu memperbaiki diri untuk menjadi sutradara dan aktor yang lebih baik lagi. Untuk melakukan penilaian terhadap pembelajaran yang telah kita lakukan salah satunya menggunakan testimoni yang diminta dikerjakan menggunakan Canva.

Hasil yang kita dapatklan tentunya tidak akan mengingkari usaha yang telah dilakukan. Banyak yang telah dilakukan, namun itu bukan akhir dari suatu pencapaian. Semua terus berproses menuju ke arah perbaikan. Semua usaha senantiasa dievaluasi, diperbaiki, dan di kembangkan agar lebih baik lagi, demi kemajuan pendidikan anak negeri. Sebagai seorang pendidik, tuigas utamanya hanya satu, yakni senantiasa memantaskan diri agar menjadi pendidik yang senantiasa dinanti dan dirindukan kehadirannya di kelas.

Berikut link presentasi saya di Canva:

PRESENTASI INOBELPANTI WUJUDKAN PEMBELAJARAN MENARIK, BERKUALITAS, DAN MENYENANGKAN SELAMA PANDEMI


Bookmark