Pak Bu, Kami Bosan Daring!

  Disukai 10
  Dilihat 292
bacaan

sumber ilustrasi : jurnalpos.com
Diterbitkan : 14 November 2021 14:42
Sumber : Iis Sugiati
Penulis : IIS SUGIATI

Pak Bu, Kami Sudah Bosan Daring!

Sekiranya hal itu yang mungkin sudah mulai bermunculan di telinga Bapak dan Ibu Guru, suara resah para siswa yang merasa bahwa dengan belajar daring tugas semakin banyak dan menumpuk. 

Hal ini tentu berbeda dengan yang dirasakan Bapak Ibu Guru. 
Pembelajaran daring adalah sesuatu yang menyenangkan, karena kami Bapak Ibu Guru bisa membuat media pembelajaran yang menyenangkan. Dengan harapan yang amat dalam bahwa siswa siswi kami dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran daring. 
Pembelajaran daring bukan sesuatu yang sulit. Tapi pada kenyataannya banyak siswa yang menghilang saat pembelajaran berubah menjadi dalam jaringan.
Salah siapa? 
Guru yang kurang aktif? Atau siswa yang kurang kesadaran.

Sebenarnya dalam jaringan itu mengasyikkan, tapi mengapa hal ini berubah? Ibaratkan saja siswa dalam satu kelas adalah 25, yang aktif mengikuti pembelajaran daring adalah 5 orang. Guru harus bertanya pada siapa? Sebenarnya apa yang harus dilakukan guru?

Sebenarnya pembelajaran adalah bentuk kerjasama, bentuk kerja tim yang harus diselesaikan bersama. Jika demikian, apakah pembelajaran masih bisa dikatakan berhasil?

Daring kapan berakhir.

Jika keadaan seperti ini, Bapak Ibu Guru pun mulai merasakan kebosanan, tidak bertemu siswa, hanya virtual saja. Itupun tidak semua siswa.

Daring cepatlah berlalu.

Daring membuat Bapak Ibu Guru juga merasa tidak dihargai oleh siswa siswinya. Bapak Ibu Guru berusaha maksimal untuk menyampaikan materi dan latihan soal. Tapi mengapa? Anak didik malah menghilang.

Mereka memilih untuk bekerja dan mencukupi kebutuhan pribadinya. 

Daring kapan berlalu? Materi tidak tuntas secara maksimal. Guru tidak lagi dihargai sebagai orang yang berilmu.

Ini mungkin hanya terjadi di sekolah kami, tidak dengan sekolah-sekolah yang sudah maju yang siswa siswinya sangat menghargai pendidikan.

Siapa yang harus memperbaiki diri? Apakah guru? 

Guru di lingkungan pedesaan menjerit dengan adanya daring, apalagi muridnya. Mereka sangat tidak nyaman. Tapi bagaimana lagi? kita harus membantu pemerintah dalam pencegahan covid 19 ini. Pandemi semoga segera berakhir.


Bookmark

Cari Artikel Lain

Artikel terkait lainnya