SUKA DUKA PEMBELAJARAN DARING

  Disukai 6
  Dilihat 187
bacaan

sumber ilustrasi : GAMBAR WAKTU MENGAJAR
Diterbitkan : 27 November 2021 22:05
Sumber : RAVIQA, S.Pd.I
Penulis : RAVIQA
Jenjang : SMA/MA/Paket C
Kelas : 10
Mapel : Fiqih

                                SUMBER :  RAVIQA, S.Pd.I

                                PENULIS  :  RAVIQA

                                RPP TERKAIT:  BELAJAR TENTANG DAMMAN DAN

KAFALAH LEWAT  DARING    

             

   Pada masa pandemic Corona atau Covid 19 Sangat banyak memberikan pembelajaran berharga didalam kehidupan, Sebagian Sebagian Sekolah sudah melaksanakan Pembelajaran lewat online (Daring) termasuk sekolah tempat saya mengajar di Madrasah Aliyah Kabeloa Al-khairaat Pewunu, Pada Saat memulai pembelajaran Daring Banyak Suka Duka yang dialami Oleh Guru ataupun Siswa ketika dimana Murid dan siswa tidak bisa bertemu langsung dan saling menyapa seperti biasa didalam kelas,Meskipun tidak bisa bertemu langsung dengan siswa tapi lewat belajar online group Whatsap dan messenger masih ada juga kesempatan antara siswa dan guru saling menanyakan kabar dan kesehatan.

  Ini semua segala Upaya pemerintah dalam mengurangi dampak penyebaran Virus corona atau covid 19, Dengan diadakannya pemindahan kegiatan belajar dari sekolah kerumah lewat daring alhamdulillah Siswa tidak ketinggalan materi pelajaran yang disampaikan guru lewat online dan terus mendapatkan ilmu seperti pembelajaran disekolah,di dilam menerapkan daring ini bukan hanya siswa dan guru saja yang berperan akan tetapi orang tua juga ikut serta merta berusahan memotivasi anak untuk belajar dirumah lewat online, dan disini juga orang tua bisa berperan besar untuk menjadi guru sementara dan terus membantu guru untuk membimbing anak yang mendapatkan kesulitan dalam menyelesaikan tugas dari gurunya.

  Pada pertengahan pembelajaran Daring diterapkan banyak terdapat kendala karena keterbatasan yang ada, sehingga siswa sedikit susah untuk menyelesaikan  tugas dari masing-masing guru bidang studi,Mulai dari keterbatasan siswa yang tidak mempunyai Smartfhone Sampai keterbatasan siswa yang memiliki ekonomi yang kurang mampu, tetapi semua kekurangan itu tidak menjadi kendala kami dari guru untuk membantu siswa menyelesaikan tugasnya, sebagian anak-anak yang tidak mempunyai handphone kemudian diberikan satu solusi untuk mengaploud tugasnya lewat akun pribadi temannya yang mempunyai handphone yang sama kelas dengannya dan satu lingkungan. Dan kendala lain juga kami dapatkan dari orang tua siswa yang setiap harinya hanya bekerja serabutan sehingga waktu untuk memantau dan membimbing anak untuk belajar dirumah tidak terkontrol, tetapi kami sebagai guru tidak membiarkan semua itu terjadi dengan satu alasan tersebut, wali kelas langsung menghubungi orang tua siswa dan memberi sedikit pengertian dan penjelasan tentan penerapan Daring Selama pandemic Covid 19 ini.

 Setelah wali kelas berperan serta untuk menyelesaikan solusi tentang kendala yang terjadi bersama orang tua siswa yang masih sibuk dengan pekerjaan, kami guru sedikit memberikan saran kepada orang tua siswa agar supaya bisa memberikan waktu membimbing anak untuk mengerjakan tugas pada malam hari. Kita ketahui bersama bahwa para orang tua siswa memang tidak semuanya bisa memiliki kesiapan untuk menjadi pembimbing belajar online untuk anak-anaknya. Tetapi banyak juga tanggapan positif dikemukakan oleh orang tua siswa lainnya,mulai dari kedekatan secara psikologis antara anak dan orang tua yang mungkin selama sebelum adanya covid sangat kurang berkomunikasi,orang tua juga selalu mengetahui perkembangan akademis anak dan menumbuhkan kebersamaan serta membangun suasana yang nyaman dalam lingkungan rumah.

   Dan pada akhirnya, Suka duka pada saat pembelajaran Daring Bisa kita ambil sisi positifnya dan juga terdapat kelebihan dan kekurangannya, Namun sudah menjadi tugas guru untuk menentukan Metode,gaya ataupun teknik mengajar yang sesuai dengan karakteristik siswa yang didampingi untuk belajar mendapatkan ilmu.

 


Bookmark